BAB 1
PERMAINAN DAN OLAHRAGA BOLA BESAR
A. Permainan Sepak Bola
Teknik dasar dalam permainan sepak bola pada umumnya dapat dibagi atas
dua bagian, yaitu teknik dasar tanpa bola dan teknik dasar dengan bola.
1. Teknik Dasar Menendang Bola
Menendang
bola adalah mendorong bola dengan salah satu bagian kaki yang membutuhkan
kekuatan, kecepatan, dan ketepatan.
a. Menendang bola dengan kaki sebelah
dalam
Cara melaksanakannya
adalah sebagai beriku
1) Kaki tumpu berada di sebelah bola.
2) Berat badan pada kaki tumpu dan tidak
kaku, selanjutnya mata melihat bola.
3) Kaki yang digunakan untuk menendang
diayunkan ke arah tujuan bola dengan ujung kaki ditarik membentuk sudut 90
derajat dengan kaki tumpu.
4) Tangan membentang kesamping untuk
menjaga keseimbangan tubuh.
5) Bola ditendang pada bagian
tengah-tengah bola.
b. Menendang bola dengan punggung kaki
Cara melaksanakannya
adalah sebagai berikut
1) Kaki tumpu diletakkan di samping
belakang bola
2) Kaki tendang diayun dari belakang,
tenaga datang mulai dari paha.
3) Kaki yang menyentuh bola adalah daerah
batas antara kaki depan dengan kaki bagian dalam.
4) Tangan direntangkan kesamping untuk
keseimbangan, mata melihat pada bola.
5) Setelah menendang, kaki tendang
sesaat masih terus mengikuti gerakan.
c. Menendang bola dengan kaki sebelah
luar
cara melaksanakannya
adalah sebagai berikut
1) Kaki tumpu berada sedikit jauh dari
bola, mata melihat bola dengan tangan terbuka.
2) Kaki yang digunakan untuk menendang
menyentuh di samping.
3) Gerakan kaki tendang terutama dari
sendi lutut.
4) Mata melihat ke bola
5) Setelah menendang, kaki tendang
sesaat masih terus mengkuti gerakan.
2. Teknik Dasar Mengontrol/Menahan Bola
a. Mengontrol bola dengan telapak kaki
b. Mengontrol bola dengan kaki sebelah
dalam
c. Mengontrol bola dengan kaki sebelah
luar
d. Mengontrol bola dengan perut
e. Mengontrol bola dengan dada
f.
Mengontrol
bola dengan paha
g. Mengontrol bola dengan kepala
3. Teknik Dasar Menyundul Bola
a. Sundulan sambil berdiri
b. Sundulan sambil berlari/berjalan
c. Sundulan sambil melompat
4. Teknik Dasar Menggiring Bola
a. Menggiring bola dengan kaki bagian
dalam
b. Menggiring bola dengan kaki bagian
luar
c. Menggiring bola dengan punggung kaki
B. Permainan Bola Voli
1. Servis
Servis adalah sentuhan
pertama pada bola untuk memulai permainan. Ada tiga jenis servis yang paling
umum yaitu:
a. Under arm service
b. Hook service
c. Floating servis
2. The Dig
The dig adalah penerimaan
bola dengan gaya menggali.
3. Toss atau set
Toss atau set adalah
suatu pukulan melambungkan bola sedemikian rupa sehingga teman medapat
kesempatan untuk men-smash bola. Ada tiga jenis toss yang umum digunakan,
yaitu:
a. Front toss atau toss depan
b. Overhead toss atau toss di atas
kepala
c. Jump toss atau toss lompat
4. Smash atau Spike
Smash merupakan cara
termudah untuk mendapatkan angka. Ada empat jenis smash, yaitu:
a. Frontal smash atau smes depan
b. Frontal smash dengan twist atau smes
dengan memutar
c. Smes dari pergelangan tangan
d. Dump atau smes tipuan
5. Block (pertahanan)
Melakukan blocking adalah
inti dari sistem pertahanan. Ada tiga jenis blocking yaitu:
a. One man block atau blok satu orang
b. Two man block atau blok dua orang
c. Three man block atau blok tiga orang
Gerakan blok dibagi menjadi empat tahap gerakan yaitu:
a. Bergerak menuju posisi blok
b. Tahap melompat
c. Tahap sentuhan
d. Landing atau tahap mendarat
C. Permainan Bola Basket
1. Hakikat Bola Basket
Permainan bola basket
dilakukan di lapangan dan dimainkan oleh dua regu yang berhadapan dengan cara
memasukkan bola ke ring basket sebanyak-banyaknya. Permainan bola basket setiap
regunya terdiri dari 5 orang yang dipimpin oleh dua orang wasit.
2. Teknik Passing
Passing adalah gerakan
melempar bola untuk mengadakan umpan kepad teman satu tim dalam menyusun
serangan.
3. Menggiring
Menggiring atau mendrible
adalah gerakan memantul-mantulkan bola dengan satu tangan dan telapak tangan
terbuka, baik dilakukan di tempat maupun jalan atau lari.
4. Shooting
Shooting atau menembak
adalah teknik dalam bola basket untuk melakukan tembakan ke arah ring basket
untuk memperoleh nilai.
5. Tembakan Melayang (Lay-Up Shoot)
Lay-up adalah jenis
tembakan yang dilakukan dari jarak dekat ring basket yang didahului dengan
gerakan langkah.
6. Latihan Kombinasi dan Koordinasi Bola
Basket
Latihan kombinasi
menggiring, passing, dan shooting.
BAB 2
PERMAINAN DAN OLAHRAGA BOLA KECIL
A. Permainan Bulutangkis
1. Teknik melakukan pukulan
a. Pukulan pertama atau servis
Pukulan servis merupakan
pukulan pertama untuk mengawali permainan bulutangkis. Ada 2 macam pukulan
servis yaitu:
1) Deep single service(servis jauh ke
belakang untuk permainan tunggal)
2) Short double service(servis pendek
untuk permainan ganda)
b. Pukulan ke depan (forehand stroke)
1) Overhead forehand (pukulan di atas
kepala ke arah depan)
2) Clear forehand
3) Drop forehand
4) Forehand smash
5) Overhead backhand
2. Megatur langkah kaki
Seorang pemain bulu
tangkis harus mampu mengatur kaki dengan sempurna. Dengan posisi kaki yang
benar, pemain dapat bergerak efisien ke semuan bagian lapangan permainan.
B. Permainan Tenis Meja
1. Latihan teknik dan permainan
a. Push stroke
Push stroke merupakan
pukulan yang paling sederhana dan mudah.
b. Drive stroke
Drive stroke adalah
pukulan mendatar yang dapat dilakukan berkecepatan tinggi, dan dapat juga
dimainkan dengan kecepatan rendah.
c. Topspin loop
Topspin loop berbagai
efek yang berlainan pada bola. Bola dapat melaju dengan kecepatan tinggi,
dengan spin atau spin tinggi.
2. Teknik-teknik servis
Servis adalah salah satu
teknik yang harus dikuasai dengan baik. Teknik servis dan menerima servis
sama-sama memegang peranan penting pada permainan tenis meja. Hal-hal berikut
yang perlu diperhatikan dalam mengembalikan servis.
a. Perhatikan gerakan servis lawan
b. Perhatikan sudut bet lawan pada waktu
mengadakan kontak dengan bola.
c. Perhatikan laju bola ke arah kita dan
cobalah mengetahui jenis servis apa yang dilakukan lawan
d. Perhatikan, apakah lawan menipu kita
dengan cara melihat situasi setelah bet menyentuh bola
C. Permainan Softball
1. Teknik dasar melempar bola
a. Lemparan atas (overhead throw)
b. Lemparan samping (sidehand throw)
c. Lemparan bawah (underhand throw)
2. Teknik dasar menangkap bola
a. Bola datar (straight ball)
b. Bola lambung
c. Bola menggelinding (grond ball)
3. Teknik dasar memegang kayu pemukul
(bat)
Cara memegang kayu
pemukul adalah pemukul di pegang erat-erat dengan kedua tangan merapat ayau
sedikit renggang dengan posisi tangan kanan di sebelah atas dan tangan kiri di
sebelah bawah.
4. Teknik dasar memukul bola
a. Pukulan swing
b. Pukulan tumbuk (bunt)
BAB 3
PERMAINAN DAN OLAHRAGA ATLETIK
A. Lintasan dan Jalur Lari Jarak 800 m
1. Lintasan dan jalur lari
a. Panjang lintasan lari minimal 400 m
dan lebar tidak kurang dari 7,32 m.
b. Pengukuran lintas harus diambil 30 cm
ke arah luar dari tepi dalam lintasan.
c. Pada semua lomba lari peserta harus
berlari pada lintasan yang terpisah. Lebar lintasan minimum 1,22 m dan maksimum
1,25 m.
d. Arah lari ditetapkan mengarah ke
kiri.
e. Harus ada minimum 6 jalur, maksimum 8
jalur.
f.
Dalam
kejuaraan wilayah, lari 800 m dilakukan pada lintasan terpisah sampai sejauh
arah tikungan pertama dengan menggunakan jalur lintasan secara maksimal. Start
diatur berjenjang (tidak pada satu garis) sehingga jarak lari dari start ke
finish sama karena bentuk lintasan biasanya berupa lingkaran.
2. Lari jarak menengah
a. Gerakan kaki pada lari jarak menengah
1) Frekuensi gerakan kaki harus
diupayakan secepat mungkin.
2) Lutut dan paha tidak harus diangkat
terlalu tinggi (tidak setinggi pada lari jarak pendek)
3) Yang kontak dengan tanah adalah
telapak kaki sampai ujung kaki.
b. Gerakan lengan pada lari jarak
menengah
1) Siku dibengkokkan.
2) Lengan diayun tidak terlalu cepat dan
tidak terlalu tinggi dari belakang ke depan.
3) Rileks
c. Sikap badan pada lari jarak menengah
1) Badan condong ke depan kira-kira 60
derajat-70 derajat
2) Pandangan mata ke depan. Lakukan
dengan rileks.
B. Lempar Cakram
1. Tujuan umum
Tujuan umum latihan
lempar cakram adalah melempar cakram dengan kecepatan maksimum dan melempar
cakram dengan sudut pelemparan terbaik.
2. Hal-hal yang perlu diperhatikan
a. Jauhnya lemparan tergantung pada
kecepatan gerak dan sudut saat cakram lepas dari tangan.
b. Faktor aerodinamik melayangnya cakram
mempengaruhi sudut lemparan.
c. Kecepatan maksimum dapat diperoleh
melalui tenaga yang disalurkan ke arah lemparan.
d. Pelempar perlu melakukan gerakan
meluncur di belakang lingkaran sebelum melakukan gerakan melempar.
e. Sudut optimum lemparan cakram sekitar
30 derajat-35 derajat
3. Tahap gerakan melempar lempar cakram
a. Tahap memegang cakram
b. Tahap berputar
c. Tahap melempar cakram
d. Teknik gerak ikutan (follow trought/polosthrous)
C. Lompat jauh
1. Tujuan umum
Yang menjadi tujuan
lompat jauh adalah mencapai jarak lompatan yang sejauh-jauhnya.
2. Hal-hal yang perlu diketahui
a. Sekali pelompat lepas landas, gaya
berat tubuhnya membentuk pola arah gerak yang tidak dapat diubah lagi.
b. Jarak tambahan dapat diperoleh dengan
menyesuaikan tungakai kaki dan tubuh terhadap pusat gaya berat tubuh.
c. Faktor utama dalam menentukan jarak
lompatan ialah kecepatan dan tenaga lompatan.
d. Gerakan sewaktu melayang hanya
merupakan faktor kedua.
3. Tahap gerakan lompat jauh
a. Tahap lari
b. Tahap lepas landas
c. Tahap melayang di udara
d. Tahap mendarat
RENANG GAYA BEBAS
Gaya yang paling cepat dari semua
gaya renang adalah gaya bebas.
1. Gerakan kaki
Gerakan kaki renang gaya bebas mudah dikuasai. Latihan pertama dapat
dilakukan dengan menggunakan papan luncur. Berikut ini adalah teknik-tekniknya.
a. Menyepaklah sambil memegang papan
luncur.
b. Doronglah papan agar kamu dapat
meluncur. Regangkan kaki ke belakang.
c. Garakkan seluruh kaki ke atas dan ke
bawah.
d. Mulailah sepakan dari pinggul, bukan
dari pergelangan kaki.
e. Seluruh kaki naik turun serentak dan
lurus, ujung kaki menghadap ke dalam.
f.
Pergelangan
kaki harus tetap rileks.
g. Angkat pergelangan kaki ke permukaan
air dan hentakkan keras ke bawah.
2. Teknik gerakan lengan
a. Mulailah dengan menjulurkan lengan ke
depan, di depan bahu.
b. Ketika tangan masuk ke dalam air,
siku harus lebih tinggi daripada tangan.
c. Jari tangan terkepit rapat, ibu jari
mengarah sedikit ke bawah.
d. Dorongkan tangan ke bawah dengan
kuat, kemudian ke belakang melewati bahu dan panggul. Angkat lengan keliling di
atas bahu.
3. Koordinasi lengan dan kaki
a. Mulailah mendorong dan meluncur dari
sisi kolam.
b. Gerakkan kaki naik turun dengan
lengan dan tangan bergerak ke atas ke bawah di dalam air di depan wajah.
c. Rasakan bagaimana kedua gerakan ini
dapat dipersatukan.
4. Teknik pengambilan napas
Posisi terbaik untuk mengambil napas adalah ketika kepala berada di luar
air dan mulut terbuka. Mengeluarkan kepala dari air akan membuat cepat lelah
dan memakan energi. Ketika tangan yang digunakan sebagai sisi tarikan napas
masuk ke dalam air, putarlah kepala ke sisi itu.
Keluarkan napas dan hentakkan. Ketika tangan keluar dari air, tariklah
napas dengan napas dengan cepat dan masukkan kembali wajah ke dalam air ketika
tangan mengayuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar